Madiun -- Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah melalui Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), sebuah inovasi yang mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Posyandu ILP Dahlia di Betek Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatannya di Dusun Bethek II dengan menangani 37 Balita dan 15 Lansia.
Tri Wulandari Ketua Kader Kesehatan ILP Desa Bethek mengatakan untuk Posyandu ILP bukan hanya tempat timbang balita atau imunisasi, tetapi juga pusat layanan kesehatan terpadu untuk semua kelompok usia: anak, remaja, ibu hamil, dewasa, hingga lansia. Di sini, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, penyuluhan gizi, deteksi dini penyakit, hingga konseling kesehatan secara gratis.
"Dengan rutin memeriksakan diri, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Penyakit dapat dicegah atau ditangani lebih cepat, sehingga tidak berkembang menjadi lebih serius. Anak-anak juga tumbuh sehat, tidak stunting, dan lebih siap menjadi generasi unggul", ungkapnya, Rabu (13/5/2026).
Tri menambahkan Posyandu ILP di Desa Betek kali ini memantau kesehatan ibu dan anak dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita, termasuk pemantauan gizi, imunisasi, dan penyuluhan kesehatan.
Sementara itu Kepala Desa Betek Sapto Hari Pramono mengatakan Posyandu ILP berorientasi pada pendekatan preventif dan promotif. Layanannya lebih difokuskan pada pencegahan penyakit dan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan. Berbeda dengan layanan kesehatan kuratif yang mengobati penyakit setelah muncul, Posyandu ILP berusaha untuk mencegah masalah kesehatan sejak dini.
"Mari jadikan Posyandu ILP sebagai budaya sehat bersama. Jangan ragu untuk hadir, ajak keluarga, tetangga, dan sahabat. Ingat, dengan berpartisipasi aktif di Posyandu ILP, kita tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat", ujar Kades Betek.
Salah satu kekuatan dari Posyandu ILP menurutnya adalah partisipasi aktif masyarakat. Posyandu ILP mengedepankan peran serta kader-kader kesehatan dari masyarakat setempat yang dilatih untuk memberikan layanan kesehatan dasar. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan program kesehatan.
Posting Komentar