TP PKK Kabupaten Madiun Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Krokeh Bersamaan Dengan Giat Posyandu ILP

Madiun -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun menggelar Evaluasi Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK di Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Rabu 6 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penilaian implementasi program PKK di tingkat desa.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Fitriya Noer Hidhayati Purnomo Hadi, turut hadir dalam evaluasi tersebut. Ia juga melakukan kunjungan langsung ke kelompok kerja (pokja) PKK setempat untuk melihat pelaksanaan program di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), sebuah inovasi yang mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Posyandu ILP di desa Krokeh Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatannya dengan menangani 43 Balita dan 50 Lansia.
‎Endang Pujiharti, S.Pd Ketua Kader Kesehatan ILP Desa Krokeh mengatakan untuk Posyandu ILP bukan hanya tempat timbang balita atau imunisasi, tetapi juga pusat layanan kesehatan terpadu untuk semua kelompok usia: anak, remaja, ibu hamil, dewasa, hingga lansia. Di sini, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, penyuluhan gizi, deteksi dini penyakit, hingga konseling kesehatan secara gratis.

‎"Dengan rutin memeriksakan diri, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Penyakit dapat dicegah atau ditangani lebih cepat, sehingga tidak berkembang menjadi lebih serius. Anak-anak juga tumbuh sehat, tidak stunting, dan lebih siap menjadi generasi unggul", ungkapnya, Rabu (6/5/2026).
‎Endang menambahkan Posyandu ILP di Desa Krokeh kali ini memantau kesehatan ibu dan anak dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita, termasuk pemantauan gizi, imunisasi, dan penyuluhan kesehatan.
‎Sementara itu Kepala Desa Krokeh Sarwono mengatakan Posyandu ILP berorientasi pada pendekatan preventif dan promotif. Layanannya lebih difokuskan pada pencegahan penyakit dan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan. Berbeda dengan layanan kesehatan kuratif yang mengobati penyakit setelah muncul, Posyandu ILP berusaha untuk mencegah masalah kesehatan sejak dini.
‎"Mari jadikan Posyandu ILP sebagai budaya sehat bersama. Jangan ragu untuk hadir, ajak keluarga, tetangga, dan sahabat. Ingat, dengan berpartisipasi aktif di Posyandu ILP, kita tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat", ujar Kades Krokeh.
‎Salah satu kekuatan dari Posyandu ILP menurutnya adalah partisipasi aktif masyarakat. Posyandu ILP mengedepankan peran serta kader-kader kesehatan dari masyarakat setempat yang dilatih untuk memberikan layanan kesehatan dasar. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan program kesehatan.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :